Pemuja Teknologi dan Pengagum Teologi

Achmad Teguh Wibowo, MT - 10 Apr 2018

Teknologi merupakan suatu metode ilmiah yang digunakan untuk mencapai tujuan praktis, dan merupakan salah satu ilmu pengetahuan terapan. Lebih lanjut juga dikatakan bahwa teknologi merupakan suatu keseluruhan sarana untuk menyediakan barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan juga kenyamanan hidup manusia. Dapat disimpulkan bahwa teknologi merupakan suatu metode ilmiah untuk kepentingan praktis yang dapat bermanfaat bagi kebutuhan dan juga kenyamanan hidup manusia. (KBBI). 

Dari kesimpulan diatas, kita memahami arti dari teknologi yang saat ini berkembang secara masif dan luar biasa. Perkembangan teknologi berawal dari masa revolusi industry, dimana semua bangsa dan manusia berlomba-lomba menciptakan produk/alat yang dapat digunakan untuk mempermudah kebutuhan ataupun kepentingan manusia, dimana setiap orang bisa saja membuat dan juga mengembangkannya apabila mempelajarinya dengan baik dan dapat menerapkannya secara praktis. (Franklin, 1989).

Saat ini, media informasi yang merupakan dari rekayasa teknologi telah berkembang dan hampir tidak ada batas bagi siapa saja. Kita dapat mendapatkan informasi yang kita cari/inginkan, akan tetapi dengan perkembangan teknologi informasi kita kesulitan dalam mengklarifikasi kebenaran dari berita tersebut. Bagaimanapun juga manusia mempunyai sifat egois yaitu “hanya mau mendengar apa yang ingin didengar saja” walaupun kadar keegoisan manusia tidaklah sama satu dengan yang lainnya. Dengan karakter sifat seperti itu maka teknologi bisa dikatakan pedang bermata dua, teknologi khususnya teknologi informasi bisa digunakan untuk menyampaikan kebenaran ataupun mempropagandakan sesuatu sehingga wacana atau kepentingan dari beberapa orang dan golongan dapat diwujudkan.

Maka daripada itu teknologi dapat dikatakan sebagai alat, bukan sebagai suatu panutan atau lebih eksterimnya lagi teknologi dapat menggantikan tuhan. Terlepas dari itu semua teknologi harusnya menjadi sesuatu yang murni sains yang memiliki sifat keduniawian dan bisa dipertanggungjawabkan kebermanfaatannya. Disinilah peran dari moral serta ahli-ahli agama dalam memandang dan memberikan pendapat agar teknologi dapat mencapai tujuannya yaitu mempermudah kebutuhan dan memberikan kenyamanan bagi manusia sesuai dengan cinta, moral dan norma yang berlaku di masyarakat

Sedangkan teologi adalah pengetahuan ketuhanan, yaitu pengetahuan mengenai sifat Allah, dasar kepercayaan kepada Allah dan agama, terutama berdasarkan kitab suci (KBBI), saat ini banyak sekali ahli-ahli teologi di Indonesia pada umumnya dan di UIN Sunan Ampel Surabaya pada khususnya. Ahli-ahli teologi ini lah yang dapat membimbing dan mengerahkan teknologi menjadi sesuatu hal yang bermanfaat untuk umat, ide tentang integrasi keislaman dengan teknologi/keilmuan merupakan ide yang sangat cemerlang. Akan tetapi pemahaman tentang teknologi sebagai alat harus di tekankan. Salah satu pendapat dosen senior UIN Sunan Ampel Surabaya sangat mengena, beliau berkata batu tetaplah batu dan batu tidak mungkin diislamkan, begitupun juga teknologi tetaplah suatu teknologi dan teknologi tidak bisa diislamkan (Syafaq, 2018). Teknologi adalah produk olah pikir manusia, teknologi tidak kenal moral, teknologi tidak mempunyai norma, teknologi tidak mengerti cinta karena teknologi hanyalah suatu alat. Maka dari itu apabila ada orang yang paham teknologi dan mengajarkannya maka sampaikanlah ilmu atau kebenaran itu dengan cinta atau kebenaran dan pembawahnya akan ditolak (Mahatma Gandhi).

Wallahu A'lam Bisshawab

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data