Meng-ASI-hi: Foundation of Life

Dwi Rukma Santi, SST., M.Kes - 01 Aug 2018

Oleh : Dwi Rukma Santi, SST., M.Kes

Dosen Fakultas Psikologi & Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya

 

Setiap anak berhak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI). Dengan pemberian ASI akan mempererat ikatan antara ibu dan anak yang menjadi kunci untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia. Setiap minggu pertama di Bulan Agustus, yaitu tanggal 1 – 7 Agustus dijadikan sebagai Pekan ASI Sedunia (PAS). Pada tahun 2018, Pekan ASI Sedunia atau yang lebih dikenal dengan World Breastfeeding Week (WBW), mengusung tema “Breastfeeding: Foundation of Life” yang menekankan bahwa pemberian ASI adalah sebagai dasar untuk kehidupan selanjutnya serta menyusui sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu dan bayi di masa yang akan datang.

ASI merupakan makanan terbaik ciptaan Tuhan yang tidak dapat tergantikan oleh makanan dan minuman lain. ASI adalah ungkapan kasih sayang Allah sekaligus anugerah yang luar biasa terhadap setiap bayi yang terlahir ke muka bumi. Perintah menyusui bayi juga terdapat dalam Al Quran Surah Al Baqarah ayat 233. Hikmah ayat yang terkandung dalam kitab Suci Alqur’an tersebut, menekankan bahwa Air Susu Ibu (ASI) sangat penting. Dalam ayat tersebut dengan tegas dianjurkan menyempurnakan masa penyusuan selama dua tahun penuh. Bahkan juga disinggung tentang peran sang ayah, untuk mencukupi keperluan sandang dan pangan si ibu, agar si ibu dapat menyusui dengan baik.

Menurut WHO/UNICEF, standar emas tentang pemberian makan pada bayi dan anak antara lain : 1) mulai menyusui segera setelah bayi lahir dengan melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD); 2) menyusui bayi secara eksklusif sejak lahir sampai umur 6 bulan; 3) mulai umur 6 bulan bayi mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya; dan 4) meneruskan menyusui anak sampai umur 24 bulan.

ASI Eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak. Anak yang diberi ASI Eksklusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. Kajian global “The Lancet Breastfeeding Series,2016” telah membuktikan bahwa :1)Menyusui eksklusif menurunkan angka kematian karena infeksi sebanyak 88% pada bayi berusia kurang dari 3 bulan; 2)Sebanyak 31,36% (82%) dari 37,94% anak mengalami sakit karena tidak menerima ASI Eksklusif. Investasi dalam pencegahan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), stunting (tubuh pendek), serta meningkatkan IMD dan ASI Eksklusif berkontribusi dalam menurunkan risiko obesitas dan penyakit kronis (Patal,2013). Tidak menyusui berhubungan dengan kehilangan nilai ekonomi sekitar $302 milyar setiap tahunnya atau sebesar 0-49% dari pendapatan nasional bruto (Lancet,2016).

Manfaat menyusui bagi sang ibu juga dapat menjaga kesehatan ibu dalam jangka panjang. Seorang ibu bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Berdasarkan penelitian, setiap ibu menyusui dapat terhindar dari penyakit kanker dan osteoporosis. Selain itu, dengan menyusui dapat meningkatkan kualitas hidup seorang ibu. Mereka juga menjadi lebih produktif dalam mengurus rumah tangga ataupun beraktivitas di kantor bila bekerja.

Menyusui adalah cara terbaik untuk memberikan nutrisi pada bayi sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, keberhasilan menyusui dan pemberian ASI Eksklusif harus didukung oleh semua pihak baik masyarakat, pemerintah maupun swasta, karena pemberian ASI merupakan investasi bagi bangsa untuk membentuk generasi penerus yang GENIUS (Gesit, ber-Empati, beraNi, Unggul, Sehat), beriman dan berkualitas.

 

Sumber :

Pedoman Penyelenggaraan Pekan ASI Sedunia, Kemenkes RI.

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data