BELAJAR BERSAMA KOMUNITAS MAHASISWA ES UINSA DI DESA GOSARI, DESA KREATIF MASA DEPAN

Rochmatin Nikmah - 23 Jan 2019

BELAJAR BERSAMA KOMUNITAS MAHASISWA ES UINSA DI DESA GOSARI, DESA KREATIF MASA DEPAN

*By Rochmatin Nikmah

Jumat, 18 Januari 2018 tepatnya jam 13.30 WIB  saya mulai merasakan suasana hening yang benar-benar jauh berbeda dengan Kota Surabaya yang dominan dengan hiruk-pikuk dan segala kebisingan aktivitasnya. Saya tiba di salah satu desa yang berada di  ujung Kabupaten Gresik, yakni Desa Gosari, Kecamatan Ujung Pangkah. Desa ini merupakan salah satu desa yang mulai mengubah wajahnya menjadi desa binaan kreatif di Kabupaten Gresik.

Pemerintah Desa Gosari dan Desa Sekapuk telah bekerja sama dengan Kepala Program Studi Ekonomi Syariah (ES) UINSA untuk melakukan kegiatan pengembangan diri yang dikenal dengan “Belajar Bersama Komunitas.” Dimana dalam kegiatan tersebut mahasiswa Ekonomi Syariah UINSA akan dilatih bagaimana melakukan survey serta kerja lapangan yang hasilnya akan memberikan dampak positif, bagi diri sendiri sekaligus untuk warga desa tersebut.

Saya dan teman-teman yang kini duduk di semester 5 merasa antusias sekali mengikuti  kegiatan ini. Karena kegiatan ini merupakan kali pertama diadakan untuk mahasiswa Ekonomi Syariah. Tujuan kegiatan Belajar Bersama Komunitas ini adalah  untuk melatih soft skill mahasiswa agar lebih peka terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan sekitar serta mencari solusi bersama dari permasalahan tersebut. Kegiatan ini bisa juga disebut sebagai kegiatan pra-KKN.

Di hari pertama, kami mendapatkan materi pertama tentang “Pembangunan Desa dan Tantangan Di Era Milenial” yang disampaikan H. Ihsanul Haris, S.Pd dan H. Muhammad Ulinnuha, S.E. Dilanjutkan dengan materi kedua tentang “Pemetaan dan Teknik Transek” yang disampaikan Drs. Rahadi. Kemudian, di hari kedua tepatnya tanggal 19 Januari, penyampaian materi ketiga tentang “Analisa Kerentanan” yang juga disampaikan Drs. Rahadi.

Materi-materi yang telah diberikan tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pengenalan lapangan dan outbond. Dalam sesi outbond, seluruh mahasiwa yang mengikuti kegiatan tersebut diajak untuk melihat dan mengenali lingkungan sekitar yang menjadi objek survey sesungguhnya. Mulai dari naik gunung, kehujanan, melihat di area wisata, dan sekaligus bercengkrama dengan warga sekitar.

Di sore harinya, kegiatan berlanjut dengan melakukan survey dan transect lapangan melalui metode wawancara dengan warga sekitar. Dari wawancara tersebut didapat beberapa permasalahan yang harus dicari solusinya. Warga disana sangat ramah dan terbuka dengan para mahasiswa yang berkunjung. Salah satunya adalah Hasan Shodiq, yang merupakan seorang penulis sekaligus bisa dibilang sejarawan Desa Gosari. Banyak sekali ilmu dan pelajaran yang kami dapat dari beliau yang menambah kekaguman kami akan kayanya budaya dan warisan leluhur di Desa Gosari, yang harus dipertahankan dan dijaga sebaik mungkin.

Lebih lanjut dari hasil survey dan temuan lapangan tersebut, kemudian diidentifikasi dan dilakukan pemetaan permasalahan sekaligus solusi dari masalah. Semuanya disusun dalam sebuah proposal kegiatan yang akan diberikan kepada desa agar dikembangkan lebih lanjut. Sehingga mampu membantu dalam proses pembangunan desa wisata yang dikenal dengan “Wa’gos Wisata Alam Gosari”.

Di malam harinya, kami berkumpul di samping sendang melakukan kegiatan api unggun bersama untuk menambah keakraban antar sesama mahasiswa, dosen pembimbing, dan juga warga sekitar. Malam api unggun ini merupakan malam puncak yang memberikan kesan begitu mendalam. Karena dari kegiatan seharian tadi membuat kami paham bagaimana pentingnya peduli terhadap lingkungan.

Keesokan harinya, kami kembali pulang ke Surabaya dengan sebuah ide yang akan dituangkan dalam proposal mengenai pengembangan industri kreatif masyarakat dalam bidang souvenir khas Desa Gosari. “Saya senang bertemu dengan orang-orang hebat di sana, banyak ilmu dan hikmah yang saya ambil dari kegiatan ini, yakni rasa syukur serta kepedulian itu sangatlah penting. Kita hidup dari masyarakat, maka sudah sepatutnya lah kita juga harus berguna dan kembali ke masyarakat. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna bagi manusia lainnya.”

 

*Penulis adalah Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.

 

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data