HARI INI, UINSA KUKUHKAN GUBES KE-57 BIDANG ILMU PENDIDIKAN ISLAM

- 07 Mar 2018

UINSA Newsroom, Rabu (07/03/2018); Seiring dengan perubahan kelembagaan dari IAIN menjadi UIN, perguruan tinggi pun mengalami perubahan paradigma. Integrasi, menjadi pola pikir pilihan yang kerap dipakai perguruan tinggi guna membahasakan tujuan pendidikannya. Ditengah semakin beragamnya tawaran konsep pendidikan. “Dalam konteks Pendidikan Islam, corak Ke-Islaman moderat seharusnya menjadi konstruk pembelajaran dalam membangun Islamic Citizen School,” ujar Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag., dalam pidato pengukuhan Guru Besar Ke-57 Bidang Ilmu Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya, Rabu, 7 Maret 2018.

Bertempat di Gedung Sport Center and Multipurspose UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Husniyatus dalam orasi ilmiahnya menyampaikan terkait Integrasi Identitas-Etik Pendidikan Islam. Sebuah paradigma pemikiran mengenai konsep Pendidikan Islam yang berupaya memadukan identitas dan etika dalam pendidikan. “Jadi, penelitian ini untuk mengkritisi model integrasi keilmuan dan kelembagaan di beberapa UIN yang beragam saat ini,” tegasnya.

Beberapa bentuk paradigma kelembagaan yang berkembang saat ini, misalnya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan model integrasi interkoneksi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan model Jaring laba-laba keilmuan, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan model Integrasi roda ilmu, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang integrasi pohon ilmu, Sie Cemara Ilmu UIN Alaudin Makasar, serta UIN Sunan Ampel Surabaya dengan paradigmaIntegrated Twin Towers’ (menara kembar).

“Ragam prinsip dan tampilan padigma tersebut, kalau dibaca menggunakan Third way concept, semua model  bermuara pada keinginan untuk membangun ‘integrasi identitas-etik’ lembaga pendidikan tinggi Islam,” tegas Prof. Husniyatus menjelaskan kerangka baca yang dipakai dalam penelitian.

Berdasar pada konsep jalan ketiga inilah Prof. Husniyatus berusaha memadukan pemikiran integrasi dengan kondisi saat ini. “Intinya saya ingin mengkonstruk ulang konsep pemikiran Pendidikan Islam tentang integrasi yang ada di UIN. Agar kita memahami ruh yang sebenarnya dari integrasi keilmuan atau kelembagaan,” imbuhnya.

Lantas, lanjut Prof. Husniyatus, hal mendasar dari konsep integrasi di UIN yang menarik untuk dikaji, bahwasannya perubahan status kelembagaan menjadikan tidak adanya lagi dikotomi keilmuan, antara ilmu agama dan umum. Meskipun, ditegaskan Prof. Husniyatus, Integrasi identitas-etik Lembaga Pendidikan Islam tidak menjamin mahasiswa santri berperilaku sebagaimana nilai yang diajarkan di pesantren dalam kepribadiannya dan berfikir kritis seperti karakter pendidikan umum. “Maka harapan ke depan UIN seyogyanya menentukan perimbangan insentitas antara nilai etik kemahasiswaan yang bebas berfikir akademis dan kesantrian yang taat melalui sosialisasi dan kanalisasi perilaku mahasiswa itu sendiri,” saran Prof. Husniyatus.

Lebih lanjut mengenai nilai etik kemahasiswaan, Prof. Husniyatus secara tegas dalam penelitiannya menyatakan, bahwa Corak Islam Moderat dianggap relevan menjadi nilai penting dalam membangun Islamic Citizen school. Hal ini mengingat, Islam Moderat adalah entitas Islam khas Indonesia yang tidak mempersoalkan ideologi integralisme ala Pancasila dan menerima NKRI.

Karenanya, sebagaimana konsep berpikir dalam Third way concept, Prof. Husniyatus menjelaskan, terdapat tiga hal yang menjadi kajian utama. Yakni Intergrasi ilmu, kemanusiaan paripurna, dan pembentukan citizenship skills. Meskipun, pada akhir kajian Prof. Husniyatus juga secara legowo menyampaikan, konsep tersebut belum final. Sebab, ada banyak kemungkinan untuk terus melakukan kajian ulang sebagaimana kondisi jaman. “Intergrasi Identitas-Etik dengan kerangka baca Third way concepthanya ‘titik jeda’ dari diskursus yang saya kembangkan sendiri dalam upaya membangun nilai religio-nationalisme,” pungkas Prof. Husniyatus. (Nur/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data