SEMINAR INTERNASIONAL HMP BSA DATANGKAN DUA PEMBICARA DARI MESIR

- 16 Apr 2018

UINSA Newsroom, Senin (16/04/2018); Himpunan Prodi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan Seminar Internasional. Seminar tersebut bertajuk ‘Kajian Kesusastraan Arab, Kritik Sastra dan Balaghah; Relevansi Keindahan Bahasa Alqur’an Menghadapi Tantangan Generasi Zaman Now’. Acara dibuka pada pukul 10.00 WIB bertempat di Gedung Sport Center and Multipurpose UIN Sunan Ampel Surabaya.

Hadir sebagai narasumber pertama, Guru Besar Balaghah dan Naqd Universitas Kairo Mesir, Prof. Dr. Ahmad Ibrahim Darwish, MA. Dalam paparannya Prof. Darwish mengatakan, bahwa Al-Qur’an telah berjasa besar terhadap orisinalitas Bahasa Arab. Al-Qur’an juga mampu menjadi pemersatu kelompok-kelompok Arab dalam hal berbahasa atau berkomunikasi. “Pada awalnya mereka memiliki logat masing-masing, kemudian Al-Qur’an turun  memersatukan logat Arab menggunakan logat Quraish,” jelasnya. Prof. Darwish juga menambahkan, bahwa hingga saat ini Bahasa Arab masih eksis digunakan sebagai bahasa kelimuan dan pembelajaran di berbagai penjuru dunia.

Selain Prof. Darwish, hadir pula Guru Besar Sastra Arab Modern Universitas Suez Canal Mesir, Prof. Dr. Abdurrahim Al-Kurdy, MA. Pada kesempatan ini, Prof. Kurdy menyampaikan, bahwa Bahasa Al-Qur’an merupakan Bahasa Arab yang bisa digunakan dalam komunikasi sehari-sehari. Namun demikian, Bahasa Al-Qur’an juga merupakan mukjizat. Sehingga manusia pun tak mampu menandinginya.

Setelah masa kemunculan Islam, lanjut Prof. Kurdy, Bahasa Arab telah berubah dan rusak. Banyak bangsa-bangsa selain Arab yang memeluk Agama Islam, akan tetapi tidak mengetahui kaidah-kaidah Bahasa Arab. “Terkadang mereka memaknai Al-quran  tidak sesuai aslinya. Banyak pula ungkapan-ungkapan yang tidak ditemukan Bahasa Arab-nya yang kemudian di-Arabkan,” jelasnya lebih lanjut.

Selanjutnya, hadir di penghujung acara pembicara yang ketiga yakni, Guru Besar Bidang Sastra Al-Qur’an UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. H. Husein Aziz, M.Ag. Masih dalam pembahasan yang sama yakni Bahasa Arab dalam Al-Qur’an, Prof. Husein menuturkan, bahwa Bahasa Al-Qur’an menggunakan ungkapan denotatif dan konotatif. Sehingga, manusia harus pandai dalam memahami maksud dari sebuah ayat. “Terkadang orang terlalu kaku dalam memahami suatu ayat, dikiranya apa yang termaktub dalam sebuah ayat dapat dimaknai secara logis. Padahal dalam Bahasa Arab dikenal dengan istilah balaghah, yang mana di dalamnya mempelajari ungkapan-ungkapan perumpamaan,” terangnya. (Luk/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data