MAHASISWA UINSA INTERNATIONAL VILLAGE VOLUNTEERING PROGRAM DI MALAYSIA

- 09 May 2018


 

UINSA Newsroom, Rabu (09/05/2018); Satu lagi, pegalaman internasional mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya. Kali ini, Nur Afifatul Khoiriyah mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris/Fakultas Tarbiyah dan Keguruan berkesempatan memenuhi undangan sebagai Delegasi Pemuda Nasional Konfererensi Pendidikan, Kebudayaan, Kesehatan, dan Program Pengabdian Masyarakat Desa International (International Village Volunteering Program) yang diselenggarakan Intercultural Friendship Society di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, 3-6 Mei 2018.

Berangkat pada Rabu, 2 Mei 2018, Nur Afifatul mulai berkegiatan pada Kamis,  3 Mei 2018. Kegiatan berpusat di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Kinabalu           diisi Upacara Penyambutan dan Pembukaan bersama Konsul Jenderal Krishna Djaelani. Dilanjutkan dengan Konferensi Pendidikan sekaligus dialog yang membahas isu-isu pendidikan dan pemahaman lintas budaya kontemporer bersama seluruh peserta IFS (Intercultural Friendship Society) Indonesia, Pimpinan KJRI, Koordinator Fungsi Konsuler Fungsi Sosial Budaya, dan Wakil Kepala Sekolah.

Hari kedua, kegiatan digelar di  Beaufort, Sabah, Malaysia, adalah Program mengajar di CLC 25 Ladang Cepat Beaufort. CLC yang merupakan kepanjangan dari Community Learning Center merupakan lembaga pendidikan yang dinaungi KJRI Kota Kinabalu yang mana peserta didiknya adalah anak-anak Indonesia di Sabah. “Kegiatan yang dilakukan seperti mengajar, kemah/perjusa (Perkemahan Jumat-Sabtu), seminar pendidikan, pentas Kebudayaan,” terang Nur Afifatul

Masih di Beaufort, kegiatan hari ketiga, Sabtu, 5 Mei 2018 adalah Program Pengabdian Masyarakat. Diantara bentuk kegiatannya seperti Seminar dan penyuluhan Pendidikan, Kebudayaan dan Kesehatan oleh perwakilan peserta IFS. Digelar pula kegiatan Kirab Budaya dan Persembahan Produk khas Daerah peserta IFS. Dilanjutkan kegiatan Ramah Tamah dan Upacara Penutupan pada Minggu, 6 Mei 2018 di Beaufort.

“Saya sangat bangga dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini, yang mana kami diakui sebagai pemuda yang menjanjikan sebagai pemimpin muda dalam peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, dan pelestarian budaya dan pariwisata,” ujar Nur Afifatul senang.

 Baginya, bergabung dengan pelajar-pelajar terbaik dari seluruh penjuru nusantara dan Malaysia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan adalah pengalaman berharga. Terlebih, melalui kegiatan tersebut pula, ia dapat saling berbagi kasih sayang dan kebahagiaan, serta berkesempatan mengenalkan Indonesia di dunia International.

Lebih lanjut mengenai pengalamnnya mengikuti even internasional tersebut, Nur Afifatul menjelaskan, beberapa sasaran kegiatan yakni, Masyarakat International dalam upaya pengenalan Indonesia yang memiliki ideologi kuat (Pancasila), serta ragam keistimewaan lainnya. Termasuk juga, Masyarakat Indonesia yang berada di Sabah Malaysia; yang mana tingkat kesadaran kepemilikan negara Indonesia (nationality) sangatlah minim. Mereka sulit mendapatkan ekonomi dan pendidikan yang layak di negeri sendiri. Sementara di luar negeri mereka benar mendapatkan ekonomi yang menjanjikan. “Bahkan mereka ingin menjadi warga tetap disana, namun pendidikan putra-putri mereka hampir terabaikan,” tutur Nur Afifatul miris.

Karenanya, melalui kegiatan tersebut, Nur Afifatul memiliki misi menyadarkan masyarakat bahwa, kelayakan hidup dan ekonomi tidak harus berpindah kewarganegaraan, Indonesia masih bertanggung jawab atas kesejahteraan warganya, Pelestarian kebudayaan Indonesia, serta menyerukan pentingnya  pendidikan untuk masa depan putra putri Indonesia. “Masih banyak saudara kita di negeri sendiri atau WNI di negeri lain yang membutuhkan uluran tangan kita. Tak harus berupa barang atau pun uang, namun sebagai pemuda kita bisa membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya Nationality dan Education merupakan apresiasi besar bahwa pemuda Indonesia memiliki kepeduliaan yang tinggi,” tegas Nur Afifatul.

Selain itu, program tersebut, menurut Nur Afifatul dapat pula dikembangkan sendiri, terutama bersama Mahasiswa UINSA. Salah satunya dengan menjalin relasi antar masyarakat Indonesia bahkan International. "Kesuksesan bukan tentang seberapa banyak uang yang kita hasilkan, tapi seberapa besar kita bisa membawa perubahan untuk hidup orang lain," ujar Nur Afifatul retoris. (Nur/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data