MAHASISWI UINSA JUARA SUNSILK HIJAB HUNT 2018

- 04 Jun 2018

UINSA Newsroom, Senin (04/06/2018); Sempat pesimis selama masa karantina, Fadila Yahya, Mahasiswi semester 4 Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA terpilih sebagai Juara I Pagelaran Sunsilk Hijab Hunt 2018 yang diumumkan pada Ahad, 3 Juni 2018 di Enconvetion Ancol Jakarta. Fadila Yahya, terpilih menjadi juara dalam acara yang digelar atas kerjasama detik.com dan Sunsilk itu berkat kepiawaian bercerita dan penampilannya yang sukses mencuri hati para juri.

"Nggak ada feeling sama sekali. Selama karantina aku dikomentari terus. Banyak salah. Fadila ekspresinya kurang, Fadila artikulasinya kurang. Fadila banyak dikoreksi oleh ustadzah Lulu, coach selama karantina," ungkap Fadila dengan rona bahagia usai pengumuman pemenang.

Sebagai informasi, bertindak sebagai Juri pada Malam Final Sunsilk Hijab Hunt 2018 yaitu Melly Goeslaw, Vivi Zubedi, dan Intan Erlita. Selain Fadila Yahya yang terpilih sebagai Juara pertama Sunsilk Hijab Hunt 2018. Pemenang kedua jatuh kepada Nala Rahmawati dari Lampung, dan juara ketiga diraih Maya Shafira dari Jakarta.

Melly Goeslaw pun sempat memuji penampilan Fadila. Melly Goeslaw juga menekankan pentingnya sosok inspiratif pada pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2018. Pembelajaran yang didapat Fadila Yahya selama karantina dinilai membuahkan hasil manis. Fadila tampil di panggung final dengan mulus. Ia mengeluarkan ekspresi yang menarik, dengan olah vokal yang baik. "Sangat proud terhadap Fadila. Cantik sekali. Bawa ceritanya juga bagus," tutur musisi ternama Indonesia tersebut.

Faktor lainnya yang tak kalah penting bagi para juri, sebagaimana disampaikan Intan Erlita, adalah faktor beauty. Pemenang Sunsilk Hijab Hunt akan mewakili seluruh muslimah di Indonesia, sehingga diharapkan memiliki tiga faktor penting yakni brain, beauty, behavior. "Kita lihat Fadila memiliki itu. Dia cantik, dia memiliki bakat yang original. Dia sebagai story teller bisa membuat bakatnya yang tidak biasa menjadi menarik di atas panggung. Kita juga melihat cara dia menjawab pertanyaan juri dengan cepat, singkat, lugas, dan tetap menarik," tuturnya.

Setelah mendapat gelar baru ini, Fadila bertekad untuk lebih aktif di kegiatan sosial. Ia ingin memberikan sumbangsih lebih besar di komunitas-komunitas sosial di daerahnya. "Fadila juga ingin sekali membuat buku tentang story telling. Semoga bisa membuat buku cerita juga," ungkap Fadila penuh harap.

Selain Fadila, rona bahagia dan bangga juga nampak di wajah kedua orang tuanya yang melihat sendiri bagaimana perjuangan putrinya. Berada di posisi ini bukanlah hal yang mudah bagi Fadila. Ia sempat mengikuti Sunsilk Hijab Hunt tahun lalu namun gagal masuk final. Tahun ini ia membuktikan bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka. Setelah perjuangannya selama ini yang sangat melelahkan akhirnya terbayar malam hari ini,” ujar Eka Sulasmiati, Ibu Fadila bangga didampingi suaminya Sumali.

Sebagai pemenang pertama Sunsilk Hijab Hunt 2018, Fadila Yahya pun berhak mendapatkan hadiah umroh, paket traveling ke Singapura, dan uang tunai Rp 100 juta. Juara kedua mendapatkan hadiah umroh, paket traveling ke Singapura, dan uang tunai sebesar Rp 50 juta.Selanjutnya, Juara Ketiga berhak mendapatkan hadiah umroh, traveling ke Singapura, dan uang sebesar Rp30 juta.

Disamping tiga juara utama, pada kesempatan ini dipilih pula Juara harapan satu yang diraih Sabine dari Bandung. Serta juara harapan dua, Nurlela Noho dari Ternate. Keduanya berhak mendapatkan paket traveling jalan-jalan ke Singapura.

Apreasiasi juga datang dari pihak kampus, sebagaimana disampaikan Dr. Ries Dyah Fitriyah, M.Si, Sekretaris Prodi PMI FDK UINSA. Dr. Ries Dyah menilai, Fadila adalah sosok yang memiliki keyakinan yang kuat untuk selalu maju, segala ajang dia ikuti dengan ditunjang keinginan yang kuat untuk menjadi lebih baik. “Percaya diri, adalah kata yang tepat untuk Fadila,  dalam setiap diskusi dan perkuliahan dalam kelas dia selalu aktif bertanya. Cara bicara yang lugas dengan penyampaian pendapat  secara sistematis dia tunjukkan bukan hanya di dalam kelas, juga diluar,” ujar Dr. Ries Dyah ditemui usai Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2018 di UINSA, Senin, 4 Juni 2018.

Dr. Ries Dyah juga menyampaikan harapan, agar prestasi yang diraih Fadila dapat menjadi keberkahan bagi Fadila pribadi dan civitas akademika UINSA. Keyakinan gadis Kediri tersebut, menurut Dr. Ries Dyah berbuah manis. Di ajang adu bakat Sunslik Hijab Hunt 2018, Fadila telah mampu menunjukkan prestasi terbaiknya untuk para remaja muslimah,  keseriusan serta ketekunan mampu mengantarkannya sebagai jawara. “Terima kasih untuk semua pihak yang mendukung Fadila. Dan mohon selalu mendoakan adinda untuk selalu tawaduk,” pungkas Dr. Ries Dyah. (Nur/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data