Program Green Culture pada Mahasiswa FDK melalui Toilet

- 08 Jun 2018

Kamar mandi / toilet di kampus merupakan sarana yang vital karena menjadi tempat bersih diri, bersuci dan membuang air kecil/besar bagi ratusan mahasiswa. Oleh karena itu, kamar mandi harus selalu bersih dan sehat agar tidak menjadi sarang kuman ataupun bakteri dan akhirnya menjadi sarana yang efektif dan sehat bagi mahasiswa. 

Namun, masih banyak mahasiswa yang kurang memiliki kesardaran akan pentingnya kebersihan kamar mandi dan bagaimana menggunakan kamar mandi secara efektif. Mereka buang air kecil/besar namun tidak menyiram dengan bersih, membuang pembalut dilantai tanpa dibungkus, membiarkan kran air tetap terbuka seusai digunakan, menggunakan kamar mandi sambil ngobrol padahal masih banyak mahasiswa lain yang antri.

Untuk membangun rasa peduli akan kebersihan kamar mandi dan sikap efektif dalam menggunakannya itu, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam UINSA mengadakan program Green Culture dengan tema “Volunteer Cinta Kebersihan FDK”, dimana para volunteer ini diikuti oleh seluruh mahasiswa FDK.

Ide ini, pertama kali digagas oleh salah seorang mahasiswi Prodi BKI semester IV (empat), ia adalah Ulul Aflikah yang terinspirasi dari materi mata kuliah modifikasi perilaku, yang menyatakan bahwa perilaku seseorang dan komunitas dapat dibentuk dengan memodifikasi lingkungan sekitarnya. Dalam menjalankan program tersebut Aflikah mengajak mahasiswa lain untuk menjadi relawan program ini.

Untuk melaksanakan program ini, para volunteer menyusun jadwal bersama yang disesuaikan dengan waktu luangnya masing-masing, misalnya ketika menunggu jam kuliah atau selesai jam kuliah. Program ini dijalankan dari hari senin sampai jum’at, mulai pukul 7:45 sampai 16:00.

Dalam pelaksanaannya, para relawan berdiri di samping kamar mandi dengan memakai ID Card berwarna hijau sebagai tanda pengenal dan membawa kertas token ekonomi yang disebut dengan “kartu pejuang cinta kebersihan FDK” dimana dalam kartu itu tercantum informasi yang memuat nama, jurusan/prodi, semester, hari tanggal, bulan, tahun, kunjungan, dan keterangan.

Kartu ini berfungsi untuk mencatat para pengunjung kamar mandi sesuai dengan isian check list di dalamnya. Apakah sudah menjaga kebersihan kamar mandi dengan menyiram air kecil/hajat dengan bersih atau sebaliknya, membuang sampah pada tempatnya atau tidak. Apabila mahasiswa tersebut dapat menjaga kebersihan dengan baik, maka akan diberi keterangan nilai (+), dan bila kurang bisa menjaga kebersihan kamar mandi maka  diberi nilai (-). Satu kali kunjungan dengan nilai (+) mendapatkan senyum & ucapan terima kasih, jika sebaliknya maka akan mendapatkan teguran & denda senilai 1000 rupiah. Apabila dalam satu bulan mencapai nilai (+) lebih dari 20, maka mahasiswa tersebut diberi pin dengan predikat “Mahasiswa Cinta Kebersihan FDK”.

Untuk mendukung program ini, para vounteer juga membuat poster-poster menarik yang kekinian dan tidak menggunakan kata “jangan” sebagai strategi agar mahasiswa dapat lebih menerima pesan yang ada di dalamnya. Misalnya “semoga yang menjaga kebersihan kamar mandi ini segera dapat jodoh”, “jaga kebersihan, jaga perasaan”, “gimana mau buang masa lalu, buang sampah aja sembarangan”. Dan para volunteer juga menyediakan sabun untuk digunakan para pengunjung kamar mandi ketika selesai buang air kecil/hajat.

Setelah 3 minggu menjalankan program tersebut tim membuat angket terbuka mengenai program yang ini. “Saya lebih tertib bila ke kamar mandi, saya juga senang dengan adanya penjaagaan kamar mandi seperti ini, kamar mandi lebih terjaga kebersihannya”. Jelas salah seorang Mahasiswi BKI. “Saya merasa lebih disiplin ketika masuk ke kamar mandi, karena melalui poster yang ditempelkan itu membuat do’a untuk masuk/keluar kamar mandi, jadi yang biasa tidak berdoa, sekarang berdoa” ucap salah seorang mahasiswi MD. “Saya lebih nyaman ke kamar mandi karena bersih dan tidak bau pesing” Ujar mahasiswi PMI. “Saya jadi lebih sering menyiram kencing/hajat dengan bersih dan lebih rajin  mencuci tangan dengan sabun karena sekarang telah disediakan sabun di setiap kamar mandi” kata mahasiswi ILKOM. “

Ke depannya gerakan/program ini diharapkan dapat diikuti oleh semua mahasiswa FDK dengan bergabung menjadi volunteer kebersihan KM FDK.

“ JAGA KEBERSIHAN JAGA PERASAAN. SALAM DARI KAMI KOMUNITAS

CREATIVE COUNSELING FOR INDONESIAN (CCFI), HMP-BKI, FDK- UINSA.

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data