FTK UINSA GELAR HBH DAN SEMINAR PENGUATAN KELEMBAGAAN

- 25 Jun 2018

UINSA Newsroom, Senin (25/06/2018); Memasuki hari ke-sebelas Bulan Syawal 1439 H, suasana perayaan Idul Fitri masih lekat. Kali ini Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel (FTK UINSA) Surabaya berkesempatan menggelar Halal Bi Halal (HBH) bertempat di Gedung Auditorium UINSA, Senin, 25 Juni 2018.

Dihadiri jajaran pimpinan Kantor Pusat UINSA, Dekanat FTK, perwakilan pimpinan masing-masing fakultas, kabag, kasubag, Kajur-Sekjur, Kaprodi-Sekprodi, JFU, hingga alumni dan purna tugas FTK, kegiatan ini berlangsung dalam suasana guyub penuh nuansa kebersamaan. Didaulat menyampaikan mauidhotul hasanah adalah Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag., Guru Besar UINSA Bidang Ilmu Dakwah.

Prof. Dr. H. Ali Mudlofir, M.Ag., Dekan FTK dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menggelar HBH di penghujung kepemimpinannya sebagai Dekan. Rasa syukur tersebut seiring dengan anugerah kesehatan sehingga bisa bersama menghadiri momen yang selalu digelar setiap tahun tersebut. “Mudah-mudahan kita dikembalikan dalam keadaan fitri serta amal ibadah kita diterimadi Sisi Allah,” ujar Prof. Ali Mudlofir mengawali sambutan.

Prof. Ali Mudlofir juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu undangan memeriahkan momen sakral tersebut. Pada kesempatan itu, Prof. Ali Mudlofir juga menyampaikan permohonan maaf, baik atas nama pribadi maupun jajaran dekanat hingga JFU FTK. Tak lupa juga, menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA, Ph.D., sebagai Rektor UINSA Periode 2018-2022. “Semoga Pak Rektor diberikan kekuatan, dilancarkan, serta dimudahkan dalam menjalankan amanah,” ujar Prof. Ali Mudlofir penuh harap.

Sementara itu, Prof. Masdar yang hadir didampingi jajaran pimpinan UINSA pun menyampaikan apresiasi atas digelarnya kegiatan HBH oleh FTK UINSA. Sebagai alumni FTK UINSA (dulu IAIN), Prof. Masdar mengaku bangga dengan segala perkembangan yang telah dicapai UINSA khususnya FTK. “Saya ingin mengapresiasi jajaran Dekan beserta jajarannya, yang telah mengantar FTK menjadi lebih maju dan semakin berkembang,” ujar Prof. Masdar mengapresiasi.

Disamping itu, pada kesempatan HBH yang digelar, FTK secara khusus juga menggelar seminar dengan tema, ‘Memperkuat Jaringan Kelembagaan Melalui Pemberdayaan Alumni’. Prof. Masdar dalam hal ini menjelaskan, bahwa tema tersebut secara umum dapat menjadi prototype yang bisa dilakukan di semua Fakultas. Mengingat, pentingnya menjalin sinergi/silaturahmi dengan alumni sebagai salah satu elemen vital dalam Pengembangan Perguruan Tinggi. “Saya kira inilah relevansi tema dengan kegiatan kita hari ini. Mudah-mudahan, penguatan alumni berkontribusi pada pengembangan FTK kedepannya,” pungkas Prof. Masdar mengakhiri sambutan.

Selanjutnya, dalam kesempatan mauidhotul hasanah, Prof. Ali Aziz secara khusus menyampaikan makna penting dari doa, Rabbanaghfir lanaa wali-ikhwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaan, walaa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanuu, rabbanaa innaka rauufur rahiim (Wahai Allah, ampunilah semua kami yang sedang bersimpuh di masjid ini dan semua saudara kami seiman yang telah wafat mendahului kami; hapuskanlah dari hati kami sekecil apapun kedengkian terhadap sesama orang beriman).

Makna pertama, yakni yang terkandung dalam kalimat Rabbanaghfir lanaa, sebagai bentuk anjuran agar selalu menginstropeksi diri. Karena sebagai manusia, tidak akan pernah luput dari kesalahan dan dosa. Jalan terbaik adalah selalu menyadari kekurangan diri dan berusaha menjadi yang lebih baik.

Makna kedua, dari kalimat wali-ikhwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaani, yang mengajarkan tentang kepedulian dan kesetaraan. “Diriwayatkan Imam Abu Sufyan Ats-Tsauri, bahwa orang paling sadis bukanlah mereka yang membunuh. Orang sadis adalah mereka yang tega-teganya berdoa untuk dirinya sendiri dan melupakan orang lain dalam doanya,” ujar Prof. Ali Aziz.

Makna terakhir, dari kalimat walaa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanuu, yakni kehangatan persaudaraan sebagai makna penting dari silaturahmi. “Hadirin sekalian, dengan kebersamaan tidak ada lautan yang tidak bisa kita salami. Tidak ada gunung yang tidak dapat kita daki,” ujar Prof. Ali memungkasi mauidhotul hasanah.

Acara selanjutnya diisi dengan seminar bersama tiga narasumber yang merupakan alumnus FTK. Masing-masing narasumber yang hadir antara lain, Dr. H. Abdul Haris, S.HI., M.HI., Kepala Kanwil Kemenag Kab Jombang, Drs. H. Richa Mustofa, M.Pdi., anggota DPRD Kota Mojokerto, dan Dr. Syamsul Arifin, M.Pdi., Wakil Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII). (Nur-Chy/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data