UINSA TEKEN MOU PENDIRIAN PRODI GIZI

- 02 Aug 2018

UINSA Newsroom, Kamis (02/08/2018); Rencana Pendirian Prodi Gizi di Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya (FPK UINSA) terus diperkuat. Salah satunya dengan menggelar Workshop Penyusunan Borang Pendirian Prodi Sarjana Gizi, Kamis, 2 Agustus 2018 di Hall Lt. 5 GreenSA Inn Sidoarjo. Workshop ini sekaligus digelar dalam rangka Penandatanganan MoU UINSA dengan Akademi Gizi (AKSI) Surabaya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur AKSI, Andrianto, SH., M.Kes. Mewakli UINSA, Rektor Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D., hadir didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama., Prof. Dr. H. Mashum, M.Ag.

Diundang secara khusus sebagai peserta workshop ini antara lain Kaprodi S1 Gizi Unair, Kaprodi S1 Gizi Unusa, Kabag Haji dan Umrah Kemenag Jatim, Direktur RSU Haji, Direktur RSI Siti Hadjar, Direktur RS Bhayangkara, Ketua Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Ketua DPD PERSAGI Jatim, dan Direktur RSI Jemursari. Serta tak ketinggalan beberapa Dosen AKSI Surabaya, juga kabag-Kasubbag dan dosen di Lingkungan FPK UINSA.

Ketua Panitia, Dr. Ahmad Irfan Hadi. MKL. menjelaskan, bahwa tujuan workshop tersebt digelar adalah dalam rangka mendapatkan masukan  dan saran guna Pendirian Prodi Gizi. Hal senada juga ditegaskan, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan FPK UINSA, Dr. H. Munawir, M.Ag. Saran dan masukan yang akan dihasilkan dalam workshop ini diharapkan dapat menjadi acuan serta memantabkan langkah Prodi Gizi FPK UINSA kedepan.

Mengawali sesi workshop, disampaikan Pemaparan Visi Misi dan Kurikulum Prodi Gizi bersama Romyun Alvy Khoiriyah, M. Si., Dosen FPK UINSA. Tak lupa disampaikan, sebagai bentuk sinergi Prodi Gizi ini juga didukung adanya Studi Halal Center yang telah dilaunching pada Bulan Maret 2018. Dalam paparan, Romyun menjelaskan, bahwa keberadaan Prodi Gizi di UINSA memiliki distingsi dibanding kampus lain, yakni adanya nilai integrasi keilmuan dengan Ke-Islaman.

“Prodi S1 Gizi UINSA ini adalah mempersiapkan para ahli gizi yang berkompeten di bidang ilmu gizi, baik skala nasional maupun internasional dengan tetap berasaskan pada kajian terhadap prinsip-prinsip Halalan Toyyibah,” tegas Romyun.

Sementara itu, Prof. Masdar yang hadir kemudian, dalam sambutannya menyampaikan terkait pentingnya memahami konsep Halalan Toyyibah. Sebagai contoh, dijelaskan Prof. Masdar, dalam Islam apakah suatu makanan yang disajikan di resto mempunyai standar baku gizi makanan, masih menjadi pertanyaan besar bagi konsumen. “Konsep makanan bukan hanya halal menurut aturan hakiki, tapi juga menurut nutrisi dan gizi yang seimbang. Inilah yang kita sebut dengan konsep Halalan Toyyibah,” ujar Prof. Masdar.

Prof. Masdar juga manyampaikan, bahwa masih adanya kecenderungan di masayarakat yang pada umumnya hanya mengutamakan rasa enak tanpa menghiraukan ke-higienisan maupun gizi dan nutrisi. Bahkan Umat Islam sendiri masih minim dalam pengetahuan tentang Gizi. “UINSA berusaha mengisi ruang yang kosong tersebut dengan Pembukaan Prodi Gizi untuk memberikan pengetahuan tentang gizi,” tegas Prof. Masdar memungkasi.

Di sela workshop juga dilakukan pendatanganan MoU yang dilakukan Prof. Masdar dari Pihak UINSA dan Andrianto, SH., M.Kes dari AKSI Surabaya. (Emy/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data