LPM UINSA IKUTI SOSIALISASI INSTRUMEN APT VERSI 3.0 DENGAN 9 KRITERIA

- 06 Aug 2018

UINSA Newsroom, Senin (06/08/2018);LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) UINSA terus memantapkan langkah dalam persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi. Sebagaimana dilakukan tim APT (Akreditasi Perguruan Tinggi) UINSAyang diwakili Nur Fitriatin M.Ed, Ph.D (Sekretaris APT UINSA), Ali Mustofa, M.Pd. (Sekretaris LPM), Dr. Lilik Huriyah, M.Pd.I (Kepala Pusat Pendampingan dan Pengembangan Mutu Mahasiswa) dengan mengikuti acara Sosialisasi Instrumen APT Versi 3.0 dengan 9 Kriteria.

Kegiatan yang dihelat pada Rabu-Jumattanggal 1-3 Agustus 2018 di Sovereign Hotel Bali tersebut, diikuti 58 PTKIN seluruh Indonesia. Terdiri dari 17 UIN, 27 IAIN, dan 14 STAIN. Acara ini dibuka Dirjen Pendis, Dr. Phil. Kamarudin Amin. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Direktur PTKI Arskal Salim yang memberikan arahan kepada peserta tentang Akselerasi PTKI Menjadi Unggul. “Target kita, seluruh UIN se-Indonesia harus terakreditasi A,”tandasnya.

Acara yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam ini, juga menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ahmad Fauzi, M.Si dan Prof. Dr. S.M. Widyastuti, M.Sc dari BANPT. Prof. Fauzi menyampaikan, dari jumlah 78 Perguruan Tinggi Agama Negeri yang ada di Indonesia,hingga 31 Desember 2017 hanya 3 Perguruan Tinggi yang mendapat peringkat Akreditasi A. Sedangkan yang mendapat peringkat akreditasi B sejumlah 37 perguruan tinggi, dan Akreditasi C 19 Perguruan Tinggi. “Jadi,sekarang ini masih ada Perguruan Tinggi Agama Negeri yang belum terakreditasi. Mereka semua harus segera mengusulkan akreditasi APT,”tukasnya.

Menurutnya, ada 9 tahapan yang harus dilalui dalam akreditasi sistem SAPTO. Yakni Pemeriksaan Dokumen, Proses Analisi Kecukupan (AK), Validasi AK, Revisi AK, Validasi Hasil Revisi AK, Penetapan Hasil AK, Proses Analisis Lapangan (AL), Validasi AL, serta Penetapan Hasil Akhir. “Yang akan dilakukan check plagiarsm dengan turnitin hanyalah Laporan Evaluasi Diri-(LED)nya saja. Sedangkan Batas toleransi dalam Cek Kemiripan adalah ≥ 60% dari dokumen yang ada di BANPT, bukan dari dokumen yang ada di internet secara keseluruhan. Jadi, perguruan tinggi harus tetap berhati-hati dengan angka cek kemiripan ini,” ujar Prof. Fauzi mengingatkan.

Seiring dengan uraian di atas, Prof. Dr. S.M. Widyastuti, M.Sc memaparkan, bahwa dalam Instrumen APT Versi 3.0 terdapat dua kewajiban yang harus dituntaskan tim APT, yakni Buku 1 Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) dan Buku 2 Laporan Evaluasi Diri (LED). Dijelaskan Prof. Widyastuti, Buku 1 LKPT memaparkan tentang (1) tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, (2) Mahasiswa, (3) Sumber Daya Manusia, (4) Keuangan, Sarana dan Prasarana, dan (5) Luaran dan Capaian. “Khusus pada item Luaran dan capaian, kita harus memaparkan 10 hal; yakni Indeks prestasi mahasiswa dan sertifikat kompetensi/profesi/industri; Prestasi Akademik/non akademik mahasiswa; Efektivitas dan produktivitas pendidikan; Daya saing lulusan; Kinerja lulusan; Publikasi karya ilmiah; Sitasi ilmiah; Produk/jasa yang diadopsi oleh industri/masyarakat; Luaran penelitian; Publikasi pengabdian kepada masyarakat; dan Luaran pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya detail.

Sedangkan Prof. Dr. Suwito, MA, Asesor senior BANPT, dengan detail menjelaskan, tips-tips dalam kegiatan APT. Bagi perguruan tinggi yang akan melakukan akreditasi, menurut Prof. Suwito,disarankan untuk: (a) Wajib memiliki database yang lengkap dan selalu update, sehingga mampu menjawab semua data yang diminta, (b)  Penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) harus terhindar dari unsur plagiasi dan duplikasi, (c) Penyusunan LED harus berdasar pada rambu-rambu resmi dari BAN-PT, bukan contoh yang dibuat pihak lain, (d) Uraian dalam LED Perguruan Tinggi harus sarat data dan sumber data, (e) Semua data yang tercantum dalam LED dan LKPT wajib link secara online dengan database/website.

Dalam menyusun LED, lanjut Prof. Suwito, harus mencakup unsur-unsur yakni Pengantar, Ringkasan Eksekutif, Pendahuluan, Kriteria (yang berisi 9 kriteria yakni: (1). Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran; (2) Tata Pamong, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada mAsyarakat, dan (9) Luaran dan Capaian Tridharma), Analisis dan Penetapan Program Pengembangan Institusi, dan Penutup.“Tulis yang Anda kerjakan, Kerjakan yang Anda tulis, dan Onlinekan,” pungkas Prof Suwito memberikan kiat. (Alful/LPM)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data