KUNJUNGI STAND PAMERAN LP2M UINSA, MENAG APRESIASI KARYA MAHASISWA TEKNIK LINGKUNGAN

- 09 Oct 2018

UINSA Newsroom, Selasa (09/10/2018); Kunjungan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin di Stand Pameran LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya merupakan agenda lanjutan dari pagelaran The 3rd International Conference University-Community Engagement (ICON-UCE) 2018 di Malang pada Hari Senin, 8 Oktober 2018. Pameran Penelitian berlangsung di Gedung Sport Center UIN Maliki Malang.

Tidak hanya melihat karya penelitian yang sudah berjalan di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya seperti buku ajar, jurnal, dan konsep penelitiasn di UINSA. Hal yang mengejutkan terjadi ketika Menag Mengapresisasi Karya  Mahasiswa Teknik Lingkungan berupa fregmentasi limbah daun ketapang sebagai penurun PH air. “Ini penelitian yang cukup unik, limbah daun kering dimanfaatkan untuk hal yang berguna. Saya berharap akan lahir hasil-hasil penelitian yang kreatif dari mahasiswa-mahasiswa yang lain,” ucap Menag di Stand Pameran LP2M UINSA.

Adalah penelitian kreatif tersebut dilakukan Nanda Panji Fadhlullah, Mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan UINSA. Berawal dari hobi memelihara ikan cupang, Nanda berupaya memelihara ikan cupang dengan skala besar dan kualitas jual tinggi. Sebagaimana diceritakan Nanda, awalnya setelah banyak ikan cupang miliknya yang mati dan sakit, Nanda pun mencari ide untuk meningkatkan kualitas ikan cupang dengan suplai air yang sesuai kebutuhan ikan. Belajar dari beberapa senior di kampus bahwa air PAM memiliki tingkat keasaman yang tinggi, Nanda pun mendapat ide untuk mencari solusi menurunkan PH air agar ikan dapat tumbuh dengan baik.

“Setelah browsing di internet dan membaca buku di perpustakaan, ada beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan PH air, salah satunya adalah ketapang. Kebetulan di tempat tinggal saya pohon ketapang banyak tumbuh dan kurang dimanfaatkan” papar mahasiswa asal Surabaya tersebut.

Kini. Nanda telah berhasil meningkatkan kualitas ikan cupang koleksinya sehingga memiliki nilai jual tinggi. Ekstrak daun ketapang penemuannya pun telah memberikan hasil yang sudah terbukti. “Terbukti, hasil ekstrak daun ketapang ini membuat ikan cupang koleksi saya laku mahal dan sering memenangkan kontes. Bahkan, ekstrak daun ketapang sudah mulai saya jual juga untuk kebutuhan akuarium agar manfaat yang saya peroleh dapat saya bagikan ke orang lain,” imbuhnya. Nanda menjual ekstrak daun ketapang kemasannya seharga 10 ribu rupiah kemasan 20 gram. (Chy/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data