KULIAH TAMU PERAN PEMUDA BERSAMA MENPORA

- 15 Oct 2018

UINSA Newsroom, Senin (15/10/2018); Senin, 15 Oktober 2018, Pascasarjana UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar Kuliah Tamu, bertempat di Gedung Amphitheater Lt. 2-3 Twin Towers. Kuliah Tamu bertajuk ‘Peran Pemuda dalam Membangun Peradaban Bangsa yang Maju dan Bermartabat’ tersebut dihadiri langsung Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dr. (HC) H. Imam Nahrawi, S.Ag., M.KP.

Membuka acara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UINSA, Dra. Wahidah Zein Br. Siregar, MA. Ph. D. mengungkapkan, bahwa Kampus Islam yang kerap dianggap sebelah mata terbuti juga dapat bersaing dengan kampus lainnya. “Suatu kebanggaan yang terbesar bagi kita, salah satu alumni kampus kita dapat menjadi pemimpin negeri ini. pencapaian tersebut tentunya tak lepas dengan prestasi yang telah beliau toreh, yang seyogyanya dapat menjadi panutan bagi kita semua,” jelas Dra. Wahidah.

Wakil Rektor yang sekaligus menjadi penggerak gender tersebut menambahkan sebuah pepatah yang dikutip dari Presiden Soekarno. “Jika negeri ini diberi 10 pemuda yang cerdas, hebat, dan sekaligus bertaqwa, 10 pemuda ini akan bisa menjadikan Indonesia negara yang maju, bermartabat, dan setara dengan bangsa-bangsa lainnya,” papar Dra. Wahidah.

“Satu dari pemuda itu adalah lulusan terbaik UINSA (Menpora, red) semoga sembilan lainnya juga akan lahir dari UINSA,” imbuh Dra. Wahidah di penghujung sambutan.

Memasuki sesi materi yang dimoderatori Dr. H. Suis Qaim Abdullah, M.Fil.I., Menpora banyak mengisahkan tentang pengalaman hidup serta suka duka menjalani peran sebagai menteri. Menurut Menpora, untuk membangun pondasi guna menghasilkan generasi yang hebat dan bermartabat, salah satunya adalah dengan melakukan segala sesuatu dengan ikhlas. “Pondasi yang pertama dimanapun kita berada, adalah yakinlah bahwa apa yang kita lakukan itu harus dilandasi dengan niat yang tulus dan ikhlas, begitulah pesan para orang tua, founding father, bahkan Baginda Nabi kita,” jelas Menpora.

Selain itu, Menpora juga berpesan, bahwa dalam melakukan segala sesuatu harus diniatkan untuk hari esok. “Apa yang kita lakukan hari ini, jangan semata-mata kita niatkan untuk hari ini. tapi niatkan untuk 20-30 tahun yang akan datang. Ini semata-mata untuk masa depan Indonesia. Sumpah pemuda lahir pada tahun 1928, tapi hingga saat ini kita dapat merasakan dan melanjutkan hasil perjuangannya,” papar Menteri Alumni Fakultas Tarbiyah itu. 

Di akhir materi, Menpora berharap agar para pemuda khususnya para mahasiswa sebagai penerus bangsa dapat merespon tantangan zaman. “Pemuda saat ini harus memiliki karakter yang baik, berfikiran maju, mandiri, dan mampu berprestasi. Demi terwujudnya bangsa Indonesia yang beradab dan bermartabat,” pungkas Menpora. (Luk-Tri/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data