ADIKBUD BELANDA DUKUNG UINSA DALAM PEMBENTUKAN KERJASAMA LUAR NEGERI

- 02 Nov 2018

UINSA Newroom, Kamis (1/11/2018); Pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belanda berkunjung  ke UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Acara tersebut dimulai pada pukul 14.00 WIB, yang bertempat  di Ruang Rapat Rektor Lt. 2 Gedung Twin Towers A. Dalam hal ini Pusat Layanan Internasional UINSA  menghadirkan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Belanda (Adikbud), Din Wahid, Ph.D untuk merancang suatu perencanaan model-model kerjasama yang akan dibentuk oleh UINSA dengan pihak Belanda.

Kepala Pusat Layanan Internasional, Nur Fitriatin, yang dalam kegiatan ini bertindak sebagai moderator mengatakan, bahwa tujuan diadakannya kunjungan ini adalah guna mencari peluang kerjasama antara UINSA dengan beberapa instansi di Belanda. “Jadi kegiatan ini adalah upaya kami, Pusat Layanan Internasional, untuk mencari peluang kerjasama khususnya dengan Belanda. Baik antar Perguruan Tinggi, maupun dengan lembaga atau perusahaan yang berhubungan dengan pengembangan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat,” paparnya lebih lanjut.

Membuka acara, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag, MA, Ph.D,  dalam sambutannya menyinggung mengenai pola kerjasama luar negeri dalam bentuk exchange program. Ia mengatakan, bahwa pola-pola pertukaran pelajar dan kuliah tamu yang telah dilakukan harus dikembangkan seiring berjalannya waktu. “Jika sebelum-sebelumnya kampus kita menjadi pusat tamu dari Perguruan Tinggi di Belanda dalam melakukan exchange program, untuk selanjutnya, giliran kita yang juga menjadi tamu di kampus luar negeri dan memberikan speaker terbaik,” paparnya. Menurut Prof. Masdar hal itu dilakukan agar UINSA untuk meningkatkan image UINSA di masyarakat. Selain itu, pola kerjasama yang dimaksud rektor, yang salah satu outputnya bertujuan untuk meningkatkan status akreditasi, baik Program Studi, maupun Akreditasi Institusi.

Selanjutnya sebagai perantara dalam pembentukan kerjasama antara UINSA dengan pihak Belanda, Din Wahid mengatakan akan memberikan action terbaiknya dalam membantu pembentukan kerjasama tersebut. “ Adikbud akan menfasilitasi kerjasama UINSA dengan institusi di Belanda,” ujar Adikbud lulusan UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

Menurut beliau salah satu cara untuk memulai kerjasama dengan institusi Belanda adalah dengan melakukan program riil bersama "Misalnya melalui riset kolaboratif dan hasil tersebut bisa dipublikasikan Bersama,” Ujarnya.

Dari apa yang telah disampaikan oleh bapak ADIKBUD ada tiga poin penting yang harus ditindaklanjuti 1.  UINSA memiliki peluang untuk melalukan kerjasama dengan institusi Belanda di berbagai area, tidak hanya fokus pada Islamic studies, namun juga bidang lainnya. 2. UIN perlu mempersiapkan SDM nya untuk memulai kerjasama dengan pihak luar. 3. Perlu mereview MoU yang telah yang ada dan mengaktifkan kembali MoU melalui program kongkrit Bersama. 4. Konsekuensi dari pola kerjasama ini akan melihat pada logika penganggaran di universitas. (Luk/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data