GELAR KULIAH TAMU, SAINTEK DATANGKAN PEMBICARA DARI JEPANG

- 02 Nov 2018

UINSA Newroom, Jum’at (02/11/2018); Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar Kuliah Tamu. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Amphitheater Lt. 2-3 Gedung Twin Towers A. Kuliah Tamu bertajuk ‘Research and Development of convivial Technology in Chemical Studies for Better World’ tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni dari Department of Chemical Engineering, Fukuoka University, Jepang Prof. Kenji Mishima. Serta dari National Nuclear Energy Agency  of Indonesia (BATAN), Dr. Salim Mustofa.

Mengawali acara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dra. Wahidah Zein Br Siregar, MA., Ph.D, dalam sambutannya mengatakan berdasarkan tema yang diangkat menunjukkan bahwa kondosi dunia saat ini sedang tidak baik, terdapat permasalahan-permasalahan yang dihadapi dunia akibat penggunaan teknologi yang tidak ramah lingkungan. “Misalnya permasalahan mengenai penggunaan nuklir pada suatu negara, yang dampaknya dapat dirasakan oleh negara lain,” ujar Dra. Wahidah.

Selanjutnya memasuki sesi materi, yang disampaikan oleh Prof. Kenji Mishima, mengenai peran teknik kimia dalam proses aplikasi karbon dioksida’. Prof. Kenji mengatakan, bahwa untuk mengurangi karbon dioksida tidak hanya bisa dilakukan secara alami dengan tanaman. Namun, saat ini telah bermunculan penemuan di berbagai bidang  yang dapat memanfaatkan karbon dioksida dalam kehidupan sehari-hari. “Perkembangan teknologi saat ini, dapat mengembangkan zat yang semula racun, menjadi bermanfaat dalam kehidupan manusia. Zat tersebut dapat bermanfaat pada bidang kesehatan, industri, maupun dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sebagai pewarna pakaian,” jelasnya lebih lanjut. Prof. Kenji menambhkan beberapa keunggulan penggunaan karbon dioksida dalam kehidupan sehari-hari, yakni harga yang terjangkau, bahan yang mudah didapat, serta cara kerja yang lebih efisien.

Sementara itu Dr. Salim Mustofa, menambahkan materi tentang pendaurulangan magnet dengan logam tanah jarang. Menurut Dr. Salim, dewasa ini teknik pendinginan magnetic telah menarik perhatian yang luar biasa, karena efisiensi energi yang baik serta lingkungan yang bersahabat. Akibatnya, terdapat banyak bahan dengan pengaruh magnetocaloric yang besar, terutama di sekitar suhu ruangan, yang telah dikembangkan dan diselidiki secara luas. “Beberapa bahan magnetic memanas ketika mereka ditempatkan di medan magnet dan mendinginkan ketika mereka dikeluarkan dari medan magnet. Ini dikenal sebagai efek atau pengaruh magnetocaloric,” paparnya.

Selain itu, Dr. Salim juga memberikan contoh penggunaan energy magnetic dalam kehidupan sehari-hari.  Yakni pada lemari pendingin, bahan-bahan yang digunakan telah disintetis menggunakan teknik penggilingan energi yang tinggi. “Lemari pendingin magnetic ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya lebih menguntungkan secara ekonomi serta ramah lingkungan,” sebut lelaki berkacamata tersebut. (Luk/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data