GELAR PUBLIC LECTURE, UINSA AKAN KEMBANGKAN PENDEKATAN CBR

- 27 Nov 2018

UINSA Newsroom, Selasa (27/11/2018); Senin, 26 November 2018, Pusat Knowladge For Change UIN Sunan Ampel (K4C UINSA) Surabaya bekerjasama dengan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menggelar Public Lecture. Bertempat di Ruang Amphitheater Lt. 2-3 Gedung Twin Towers A, acara bertajuk ‘Community Based Research for Becoming a Community-Enganged University’ tersebut menghadirkan seorang narasumber dari University of Victoria, Prof. Budd Hall.

Membuka acara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dra. Wahidah Zein Br Siregar, MA., Ph.D., mengatakan, sebelum UINSA menjadi Universitas, Studi Islam adalah kekuatan utama sebagai dasar untuk mengabdi kepada masyarakat. “Dengan berubahnya IAIN menjadi UINSA, kami ingin menawarkan beberapa pengetahuan umum lainnya. Dimana pada setiap departemen atau fakultas yang ada harus sesuai dengan pengabdian dan penelitian yang nanti akan kita lakukan pada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Timur,” Jelas Dra. Wahidah.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Prof. Dr. H. Sahid HM., M.Ag., M.H., pun menyebutkan, bahwa dewasa ini LP2M UINSA memiliki dua program yang sedang digerakkan. “Pertama yakni, Community Based Research (CBR), atau Komunitas yang berbasis penelitian, yang saat ini sudah digerakkan. Kedua yakni Research Based Community Engagement, atau Penelitian yang berbasis pada Pengabdian Masyarakat, yang saat ini masih menjadi target pencapaian kami,” jelas Prof. Sahid.

Memasuki sesi materi, Prof. Budd Hall dalam paparannya, menjelaskan mengenai bagaimana CBR digunakan meskipun saat ini UINSA telah menggunakan pendekatan PAR maupun ABCD. “Semuanya itu akan tetap bisa kami gunakan, kita akan semakin kaya, ketika kita dapat menggunakan CBR sebagai payungnya. Dengan adanya beberapa pendekatan tersebut, bukan untuk saling berkompetisi, melainkan untuk saling melengkapi,” Jelas Prof. Budd Hall.

Selain itu Prof. Budd Hall juga menyebutkan beberapa contoh  Community University Engagement. Diantaranya Service Learning, yang mengajak mahasiswa untuk mengimplementasikan teori dengan melakukan praktikum.  Community Based Learning dan Community Outrearch, yang mana bentuk kegiatannya seperti KKN atau PPL. Adapun Community Outreach lebih banyak berbicara mengenai pengabdian. Menurutnya, dalam wilayah pengabdian ini, unsur learning perlu diperkuat lagi, untuk kemudian bisa diikat dengan pendekatan CBR.  “Hal itu menjadi penting, karena dalam CBR ada dua goal utama, yakni action dan sosiotransformation. Ketika kita melakukan pendampingan, maka orientasinya adalah kebermanfaatan kita kepada masyarakat. CBR bisa menjadi salah satu pendekatan agar masyarakat turut berperan aktif dalam memberdayakan diri mereka. Sehingga nantinya kita bersama-sama mencari solusi yang terbaik ketika kita menemukan persoalan-persoalan,” jelasnya lebih lanjut. (Luk-Alf/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data