Hari ini, MAN 1 Nganjuk dan SMAN 1 Dukun Kunjungi UINSA

- 10 Dec 2018

UINSA Newsroom, Senin (10/12/18); Senin, 10 Desember 2018, Dua Sekolah Menegah Atas sederajat  berkunjung ke Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Adalah Madrasah Aliyah Negeri  (MAN) 2 Nganjuk dan SMAN 1 Dukun Gresik yang datang dengan tujuan mendapatkan informasi terkait sistem Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) di UINSA. Bertempat di Gedung Amphitheater Lt. 2 Twin Towers UINSA, kedua sekolah mendapat materi SPMB dan dunia kampus dari pihak Akademik, Kemahasiswaan, serta Kerjasama Kelembagaan dan Humas.

“Tujuan kita berkunjung adalah ngangsu kaweruh terkait UIN Sunan Ampel. Tahun lalu, 53% siswa kami diterima di perguruan tinggi. Kami berharap, tahun ini 73% siswa kami dapat melanjutkan kuliah,” ujar Moch. Rochani, M.Pd.I selaku perwakilan MAN 1 Nganjuk. Hal Senada disampaikan Suyono,  Perwakilan dari SMAN 1 Dukun, Gresik, “Harapan saya, siswa kami dapat melanjutkan studi di UINSA. Kami ingin melihat secara dekat perkembangan kampus dan cara masuk di UINSA,” tukas Suyono.

Di sesi pertama, yang diikuti MAN 1 Nganjuk, dipandu Dr. H. Jaenudin, M.Si., Dosen Fakultas Psikologi UINSA. Sebelum memulai materi utama, Dr. Jainuddin menyampaikan strategi mengatur agar bisa diterima kuliah, “Pertama, minta do’a kepada orang tua. Mulai sekarang, sering komunikasi dengan orang tua, harus merekam, mencari prodi ataupun perguruan tinggi yang diminati,” ujar Dr. Jaenudin. Selanjutnya Dr. Jaenudin juga memaparkan tata cara mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di UINSA, beserta prodi yang ditawarkan berdasarkan jalur seleksi.

Lebih lanjut, disampaikan M. Amin, S.Ag., Kasubbag Layanan Informasi Akademik pada sesi kedua yang ikuti SMAN 1 Dukun, Gresik, “Sebelum memilih prodi dan universitas yang dituju, minta doa ke orang tua, minta ridlonya orang tua,” tutur M. Amin.

Sementara itu, Abdullah Sattar, S.Ag., M.Fil.I., Kepala Jurusan Dakwah pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang ikut hadir dalam sesi kedua menyampaikan, “Untuk memilih prodi, ikuti apa kata hati. Jangan ikut-ikutan teman,” tutur Abdullah Sattar.

“Setelah menjadi UIN ini fakultas kita dengan 44 prodi, 20 prodi umum dan 24 Prodi Ke-Islaman, kami kini memiliki beberapa prodi umum sebagai konsekuensi telah menjadi UIN,” pungkas Abdullah Sattar.

Dalam kedua sesi ini, sekolah ini mendapatkan informasi tambahan terkait perubahan peraturan SNMPTN dan SBMPTN Tahun 2019 yang disampaikan Kepala Bagian Kerjasama Kelembagaan, dan Humas, Emy Tyartiani, SE., MM.  “Tahun 2019 akan ada perubahan kuota pada SNMPTN dan SBMPTN, kuota SNMPTN minimal 20%, SBMPTN 40 % dan sisanya Mandiri. Selain itu, untuk SBMPTN akan ada 1 (satu) tambahan tes, Tes UTBK namanya,” tegas Emy.

“Perbedaan lainnya adalah di Tahun 2019 anak yang telah lulus SNMPTN sudah tidak bisa lagi daftar di SBMPTN, setiap siswa hanya dapat memilih 2 (dua) prodi pada 1 (satu) universitas atau 2 (dua) universitas,” tambah Emy. Sedangkan untuk info beasiswa dan Unit Kediatan mahasiswa dipaparkan Hj. Yuliati Bararah, S.Ag, Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. (Alf-Tri/Humas)

Building Character Qualities: For the Smart, Pious, Honorable Nation

Ketentuan Pengguna

Semua isi yang ada di situs resmi UIN Sunan Ampel Surabaya boleh dilihat, disalin, dicetak, dan didistribusikan untuk tujuan non-komersial.

Statistik Website

shopify visitor statistics

Lihat Daftar Pengunjung Website

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

JL. A. Yani 117, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237

+62 31 8410298

+62 31 8413300

humas@uinsby.ac.id

uinsa_surabaya

© Copyright 2018 - Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data