Kolom > Pekan Asi Sedunia 2017 : Bekerjasama Untuk Mencapai Kesuksesan Menyusui

PEKAN ASI SEDUNIA 2017 : Bekerjasama Untuk Mencapai Kesuksesan Menyusui

Pekan ASI Sedunia setiap tahun berlangsung pada tanggal 1 – 7 Agustus. Tahun ini Pekan ASI Sedunia atau yang lebih dikenal dengan World Breastfeeding Week (WBW), mengusung tema “Sustaining Breastfeeding Together” yang menekankan dukungan berbagai pihak untuk mencapai kesuksesan menyusui.

Setiap wanita harus berusaha memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya dengan berbagai usaha, karena ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi. Manfaat menyusui bagi juga dapat menjaga kesehatan ibu dalam jangka panjang. Seorang ibu bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Berdasarkan penelitian, setiap ibu menyusui dapat terhindar dari penyakit kanker dan osteoporosis. Selain itu, dengan menyusui dapat meningkatkan kualitas hidup seorang ibu. Mereka juga menjadi lebih produktif dalam mengurus rumah tangga ataupun beraktivitas di kantor bila bekerja.

Sedangkan manfaat ASI bagi bayi adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi sehingga terhindar dari risiko penyakit berbahaya. Tingkat risiko kematian bayi juga bisa menurun. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Girard et.al membuktikan bahwa ada hubungan yang positif antara pertumbuhan berat badan dan ASI eksklusif. Selain itu dengan ASI eksklusif juga dapat menurunkan risiko obesitas di kemudian hari dibandingkan dengan susu formula.  

Pemberian ASI juga tidak cukup hanya pada bayi 6 bulan saja. Seorang ibu juga wajib memberikan ASI kepada anak hingga dua tahun. Hal tersebut juga sesuai dengan ajaram Islam, yaitu ASI adalah ungkapan kasih sayang Allah sekaligus anugerah yang luar biasa terhadap setiap bayi yang terlahir ke muka bumi. Perintah menyusui bayi juga terdapat dalam Al Quran Surah Al Baqarah ayat 233. Hikmah ayat yang terkandung dalam kitab Suci Alqur’an tersebut, menekankan bahwa Air Susu Ibu (ASI) sangat penting. Dalam ayat tersebut dengan tegas dianjurkan menyempurnakan masa penyusuan selama dua tahun penuh. Bahkan juga disinggung tentang peran sang ayah, untuk mencukupi keperluan sandang dan pangan si ibu, agar si ibu dapat menyusui dengan baik.

Saat ini di Indonesia terdapat Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Selama sepuluh tahun mereka mendukung, mempromosikan dan melindungi kegiatan menyusui, AIMI selalu menjangkau berbagai kalangan demi peningkatan angka ibu menyusui di Indonesia. Kegiatan audiensi dengan pemangku kebijakan dan mengawal peraturan pemerintah konsisten dilakukan sejak awal AIMI berdiri. Kerja sama bersama pemerintah juga rutin terlaksana melalui beberapa program penelitian dan pendidikan, seperti enumerasi, monitoring dan evaluasi, sosialisASI di tingkat posyandu, puskesmas, kecamatan, kantor-kantor BUMN, serta organisasi lain.

Keberhasilan menyusui dan meningkatnya angka ibu menyusui tentu saja harus didukung oleh semua pihak baik masyarakat, pemerintah maupun swasta, karena pemberian ASI merupakan investasi bagi bangsa untuk membentuk generasi penerus bangsa yang beriman, sehat dan berkualitas. 


Baca Juga

CONNECT WITH US