Berita > Dwp Uinsa Resmikan Kantor Baru Di Hari Ibu

DWP UINSA RESMIKAN KANTOR BARU DI HARI IBU


 

UINSA Newsroom, Rabu (27/12/2017); Selain diperingati secara nasional sebagai Hari Ibu, tanggal 22 Desember 2017 kali ini juga menjadi hari spesial bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Sunan Ampel Surabaya. Organisasi dengan anggota para pegawai dan dosen perempuan, serta istri pegawai dan pimpinan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di UIN Sunan Ampel Surabaya ini meresmikan kantor barunya yang bertempat di Gedung B lantai 2 Twin Tower UINSA. Sebelum memulai peresmian kantornya, DWP UIN Sunan Ampel menggelar sebuah acara yang diadakan di Gedung Auditorium sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Dharma Wanita Persatuan yang jatuh pada taggal 8 Desember 2017 lalu.

Acara yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Dharma Wanita Persatuan ini mengangkat tema “Pengembangan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Negara.” Tema ini secara nasional dipilih untuk memperingati HUT DWP sesuai dengan visi Dharma Wanita Persatuan. Yakni menjadi organisasi istri ASN yang profesional untuk memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa.

Hadir dalam acara, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. H. Abd. A’la, M.Ag., untuk memberi sambutan. Dalam sambutannya, Prof. A’la menyampaikan kembali mengenai pentingnya peranan para istri untuk membantu para suami menjadi tetap lurus, bersih, serta bebas dari tindak korupsi.

Selain itu, peran istri ini juga diharapkan mampu menguatkan suami mengenai adanya sistem remunerasi yang keluar dalam bentuk poin-poin yang dikumpulkan dan cair dalam satu bulan atau terkadang 3 bulan. Karena tenggang waktu yang tidak menentu tersebut, diperlukan pengertian para istri agar sadar diri dengan tidak menuntut terlalu banyak. “Bagaimana peran istri diharapkan mampu berkontribusi penuh dalam menyukseskan program nasional.”

Sementara ketua DWP UIN Sunan Ampel Surabaya, Dra. Psi. Hj. Nihayatus Sa‘adah A’la, M.Pd., dalam sambutannya banyak menyampaikan pesan dari Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, Ibu Wien Ritola Tasmaya. Pesan tersebut salah satunya adalah harapan bagi para anggota DWP agar mampu meningkatkan kualitas dan mengembangkan wawasannya. Hal ini karena melihat peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan yang semakin meningkat. Sehingga nantinya hal tersebut mampu membantu aktualisasi dalam 3 program prioritas Dharma Wanita Persatuan, yakni pendidikan, ekonomi, serta kesehatan.

Selain itu, dengan meningkatkan kualitas dan wawasan, diharapkan para istri mampu menjadi penjaga ketahanan keluarga dari berbagai tindak kemerosotan moral yang banyak terjadi. Juga mampu turut aktif menyelesaikan masalah bangsa dengan menjalankan Program Prioritas yang telah ditetapkan, yaitu Pembinaan Pendidikan Keluarga di Lingkungan DWP dan masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Produktif dan Kreatif bagi anggota dan masyarakat, serta Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Kewajiban para pegawai ASN untuk memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi sebagai aparat pemerintah selaku pelaksana kebijakan. Sedangkan partisipasi anggota DWP sebagai ASN kemudian menjadi sangat penting dalam membantu pelaksanaan program-program pemerintah sehingga tujuan Pembangunan Nasional mampu segera diwujudkan.

Acara yang diselenggarakan di Gedung Auditorium UINSA ini juga diisi dengan lomba melukis jilbab, pemberian santunan pendidikan kepada mahasiswa dari berbagai fakultas dan anak dari pegawai di UIN Sunan Ampel Surabaya yang kurang mampu, juga pemberian cenderamata bagi para pengurus purnabakti Dharma Wanita Persatuan UIN Sunan Ampel.

Setelah itu, acara berpindah ke Gedung B lantai 2 Twin Tower UIN Sunan Ampel Surabaya untuk peresmian kantor baru. Dalam prosesi peresmian, dilaksanakan pembacaan Al-Qur‘an bersama para anggota Dharma Wanita Persatuan UIN Sunan Ampel, pemotongan pita oleh Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, dan juga pemotongan tumpeng.

Dengan diresmikannya kantor baru Dharma Wanita Persatuan UIN Sunan Ampel ini, diharapkan DWP UINSA ke depannya mampu berjalan lebih baik lagi dalam menjadi sebuah organisasi. Serta menjalankan tugas mendampingi para suami agar tugasnya mampu berjalan lancar. “Peran istri merupakan garda terdepan yang membantu tugas para suami dan keluarganya,” pungkas Prof. A’la sebelum pemotongan pita. (Nin/Humas)


Baca Juga

CONNECT WITH US